Model No: GDX132-1250B4XF
Merek: GUDA
Motor traksi penumpang merupakan komponen penting dalam sistem kereta api listrik dan hibrida modern, berfungsi sebagai mekanisme utama yang mengubah energi listrik menjadi gerakan mekanis untuk menggerakkan kereta penumpang. Motor ini dirancang untuk memberikan efisiensi tinggi, keandalan, dan kelancaran pengoperasian, memastikan kenyamanan penumpang yang optimal dan penghematan energi. Motor traksi banyak digunakan dalam berbagai aplikasi kereta api, termasuk metro, kendaraan rel ringan (LRV), kereta berkecepatan tinggi, dan sistem kereta komuter. Desainnya sangat bervariasi berdasarkan persyaratan operasional tertentu, seperti keluaran daya, rentang kecepatan, dan kondisi lingkungan. Prinsip kerja dasar motor traksi berkisar pada induksi elektromagnetik, di mana energi listrik diubah menjadi gaya rotasi atau torsi. Komponen utama motor traksi meliputi stator, yaitu bagian diam yang menghasilkan medan magnet berputar ketika diberi energi, dan rotor, bagian berputar yang berinteraksi dengan medan magnet stator untuk menghasilkan torsi. Pada motor DC, komutator digunakan untuk mengontrol kecepatan dan arah, sedangkan pada motor AC, inverter menjalankan fungsi ini. Ketika arus listrik mengalir melalui belitan stator, maka timbullah medan magnet yang menginduksi gerak pada rotor, torsi dan kecepatan motor diatur dengan mengatur tegangan dan frekuensi pada motor AC atau arus pada motor DC.
Ada beberapa jenis motor traksi penumpang, masing-masing dengan kelebihan dan kegunaan berbeda. Motor traksi DC, yang beroperasi dengan arus searah, secara tradisional digunakan di kereta api tua karena pengendaliannya yang sederhana dan konstruksinya yang kokoh. Namun, efisiensinya lebih rendah dan kebutuhan perawatannya lebih tinggi karena adanya sikat dan komutator. Motor ini masih ditemukan di beberapa sistem metro dan trem lama. Motor induksi AC, juga dikenal sebagai motor asinkron, menggunakan arus bolak-balik untuk menginduksi pergerakan rotor tanpa kontak listrik langsung, menawarkan efisiensi tinggi, perawatan rendah, dan kinerja unggul pada kecepatan tinggi. Kelemahan utama mereka adalah kebutuhan akan sistem kontrol yang kompleks, seperti penggerak frekuensi variabel. Motor ini biasanya digunakan pada kereta modern berkecepatan tinggi seperti Shinkansen dan TGV. Motor Sinkron Magnet Permanen (PMSM) memanfaatkan magnet permanen di rotor untuk melakukan sinkronisasi dengan medan putar stator, menghasilkan efisiensi tertinggi, ukuran kompak, dan kepadatan daya tinggi. Namun, harganya mahal karena penggunaan magnet tanah jarang dan sensitif terhadap suhu tinggi. PMSM semakin banyak diadopsi di kereta metro dan sistem maglev generasi terbaru. Switched Reluctance Motors (SRM) beroperasi berdasarkan keengganan magnet, dimana rotor sejajar dengan medan magnet stator. Mereka kokoh, tidak memerlukan magnet permanen, dan tahan terhadap kesalahan, namun sering kali menghadapi tantangan terkait kebisingan dan getaran, serta persyaratan kontrol yang rumit. SRM muncul di beberapa sistem kereta ringan sebagai alternatif potensial.
Merancang motor traksi penumpang yang efisien dan andal melibatkan penanganan beberapa faktor penting. Kebutuhan tenaga dan torsi harus diperhitungkan dengan cermat untuk memastikan motor dapat memberikan tenaga yang cukup untuk akselerasi dan tanjakan, dengan tingkat tenaga bergantung pada bobot kereta dan kecepatan operasional. Efisiensi dan pemulihan energi adalah hal yang terpenting, karena efisiensi tinggi mengurangi konsumsi energi, dan sistem pengereman regeneratif dapat memulihkan energi kinetik selama perlambatan, sehingga meningkatkan pemanfaatan energi secara keseluruhan. Manajemen termal merupakan pertimbangan penting lainnya, karena motor traksi menghasilkan panas yang signifikan selama pengoperasian. Sistem pendingin, seperti udara, cairan, atau ventilasi paksa, sangat penting untuk mencegah panas berlebih, dan bahan harus dipilih agar tahan terhadap suhu tinggi. Bobot dan kekompakan juga penting, karena desain yang ringan meningkatkan efisiensi energi, dan motor kompak memungkinkan pemasangan yang fleksibel di bogie. Keandalan dan pemeliharaan adalah perhatian utama, dengan desain tanpa sikat seperti motor AC dan PMSM mengurangi keausan, sementara unit yang tersegel melindungi dari debu dan kelembapan. Kontrol kebisingan dan getaran sangat penting untuk kenyamanan penumpang, dengan algoritma kontrol motor canggih yang membantu meminimalkan getaran dan memastikan kelancaran pengoperasian.
